30 Mar 2017

Surat untuk Wanitaku


Wanitaku, apa kabarmu malam ini? Adakah dirimu sedang terlelap? Atau bangun untuk bermesra dengan Tuhan?
Wanitaku, apakah engkau sudah mengenalku? Atau masih menerawang jauh?
Wanitaku, aku tidak akan punya banyak tuntutan padamu. Masih menerimaku saja sudah cukup.

Wanitaku, sungguh tidak mengapa andaikata dirimu sudah pernah dijamah.
Sungguh tidak mengapa.
Aku hanya mengenalmu yang sekarang. Bukan yang sebelumnya.
Wanitaku, adakah dirimu sering bercumbu dengan Tuhan?
Ataukah sedang tidak mengenal-Nya?
Wanitaku, sungguh aku tidak menginginkan dirimu saat ini.
Kotorku masih melekat.
Pendosa ulung pula.
Tapi izinkan aku untuk membawamu
Menuju ridho-Nya kelak.

Garut, 30 Maret 2017
Tika Abdul Aziz
Tika Abdul Aziz

Sedang merangkum banyak gerak. Semoga layak untuk dicetak, kelak