9 Jan 2020

Definisi Pendidikan

Semoga saya salah mendefinisikan pendidikan. Tentang wajah-wajah tegang, tentang patuh terhadap sistem yang mengungkung, tentang ikuti banyak aturan agar menyandang gelar taat semata, lalu dipuji-puji tentang nilai tinggi, prestasi dalam angka-angka, yang kita juga bermain mata untuk mengubahnya. Demi sebuah prestasi yang lebih besar. Demi sebuah akreditasi yang dipuji langit. Demi ucapan manis dari khalayak ramai. Kita lupa bahwa pendidikan melahirkan manusia, bukan mesin bernyawa.

Semoga saya salah mendefinisikan pendidikan. Tentang segudang kebijakan, tentang kewajiban dan penekanan, tentang kepedulian dan kepalsuan, tentang penyeragaman dan perbedaan yang ternyata hanya bayangan.

Sekali lagi, semoga saya salah mendefinisikan pendidikan. Tentang mengedepankan sikap bijak ketimbang amarah, tentang semangat kepedulian ketimbang menikam, tentang mencontoh ketimbang mendikte.

Semoga saya tidak benar mendefinisikan pendidikan. Tentang terobosan yang dianggap persaingan, tentang inovasi yang dianggap tidak peduli, tentang teknologi yang malah dianggap tidak mematuhi.

Bahwa kita dianugerahi akal untuk berpikir lalu bertindak. Agar yang terjadi adalah keindahan, bukan kesalahpahaman.

Bukankah pendidikan mengajarkan demikian? Lalu kenapa kita masih melakukan?

Atau kita sudah menjadi mesin? Yang kebetulan punya sisi kemanusiaan.

Tenang. Ini hanya khayalan.
Tika Abdul Aziz
Tika Abdul Aziz

Sedang merangkum banyak gerak. Semoga layak untuk dicetak, kelak

No comments:

Post a Comment

Komentar mu, ceria ku. :)