31 Dec 2019

Awal Cerita, Semoga Bukan Derita

Baiklah. Ini tanggal satu. Semuanya entah bermula, entah berakhir. Yang pasti, ada perjalanan yang harus dihentikan. Ada upaya baru yang sedang merangkak naik.

Dengan meriahnya kembang api yang mengudara, tidak semua harapan juga turut menguap. Masih banyak hal yang perlu diakhiri. Masih banyak cita yang perlu terlaksana.

Tapi yang pasti, malam ini, ada cerita yang terpaksa dihentikan. Tentang perjalanan seorang insan, yang mengenal orang baru. Lucu, semuanya bermula dari diberikan nomor kontak oleh seorang kerabat, menyapa hangat, kemudian membulat untuk mengemban amanat.  Kenal-mengenal terjadi, saling bertukar ide dan cerita, tertawa lepas sampai pagi buta, berlangsung beberapa bulan, hingga akhirnya meredam, lenyap.

Kenapa? Kenapa semuanya segera berakhir?

Ada cerita dari masa lalu yang terpaksa menarik ulur emosi. Sebentar bijak, sebentar perlu dibujuk. Sebentar tertawa cekikikan, sebentar nangis sesenggukan.

Kenapa? Ada apa?

Ada cerita dari masa silam. Datang mengganggu dan meremuk-redamkan perasaan.

Hari ini, di tahun yang baru, biarlah aku jadi orang baru. Sendirian. Menyapa banyak tulisan, merangkum banyak gerak. Mungkin cita-citaku perlu diwujudkan sekarang.

Merangkum banyak gerak, semoga layak dicetak, kelak.

Jika aku berkenan, mungkin akan ku ceritakan apa saja yang terjadi di 2019. Hari ini, di tahun 2020, biarkan aku jadi orang baru. Ya, orang baru. Orang yang menyimpan semua masa silam, mengendap, dan menjadikannya tiada.

Semoga ini langkah yang tepat, semoga
Tika Abdul Aziz
Tika Abdul Aziz

Sedang merangkum banyak gerak. Semoga layak untuk dicetak, kelak

No comments:

Post a Comment

Komentar mu, ceria ku. :)